Ketua DPRD Pelalawan Baharudin Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan KUA-PPAS 2023

Ketua DPRD Pelalawan Baharudin Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan KUA-PPAS 2023

SUARAHEBAT.CO.ID | PELALAWAN -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan terima Laporan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2023 dari Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Pelalawan pada Selasa (30/8/2022) sore lalu.

Penyerahan KUA-PPAS 2023 melalui paripurna DPRD yang dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Pelalawan H Nasarudin SH MH beserta para pimpinan dan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Baharudin SH didampingi Wakil Ketua Syafrizal SE dan Faizal M.Si serta para anggota dewan.

Setelah paripurna dibuka, Wabup Nasarudin dipersilahkan membacakan draf KUA-PPAS 2023 dihadapan para wakil rakyat.

"Tahun 2023 merupakan tahun kedua pelaksana RPJMD Pelalawan 2021-2026. Ada beberapa prioritas pembangunan yang menjadi perhatian dengan mempertimbangkan kemampuan daerah," terang Wabup Nasarudin dari atas podium.

Nasarudin menyebutkan, dari KUA-PPAS yang disusun APBD tahun 2023 diprediksi mencapai Rp 1.742.207.821.465 atau Rp 1,74 Triliun.

Bila dibandingkan dengan APBD tahun 2022 yang hanya Rp 1.624.622.924.325 atau Rp 1,62 T, mengalami kenaikan.

APBD tahun depan naik sebesar Rp 117.584.897.140 atau Rp 117 Miliar lebih. Peningkatan diperkirakan mencapai 6,75 persen dari anggaran tahun lalu.

Ia merincikan, pendapatan daerah diestimasi mencapai Rp 1.317.856.704.000 dan meningkat dibanding tahun lalu sebesar Rp 12,9 M atau 0,97 persen.

Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp 217.576.130.000, dan pendapatan transfer pusat mencapai Rp 1.100.279.654.000.

Sedangkan pembiayaan daerah diestimasi sebanyak Rp 424.352.037.465 yang bersumber dari penghematan belanja, pelampauan estimasi pendapatan, dan Dana Bagi Hasil (DBH) Dana Reboisasi (DR).

Untuk belanja daerah, lanjut Nasarudin diestimasi sebesar Rp 1.742.207.821.465. Jika dibandingkan dengan belanja tahun 2022 sebesar Rp 1.624.622.924.325, naik sebesar Rp 117.584.897.140 atau 6,7 persen.

"Penerimaan daerah tahun ini mengalami kenaikan, tetapi tidak signifikan. Seperti PAD, dana transfer pusat, dan perkiraan pembiayaan daerah," beber Nasarudin.

Ia mengungkapkan, prioritas pembangunan Pelalawan merujuk pada peningkatan kualitas SDM, pemberian jaminan sosial, peningkatan ekonomi masyarakat berbasis komoditi pertanian perkebunan perikanan dan UMKM.

Kemudian pemantapan dan peningkatan infrastruktur, penataan kota Pangkalan Kerinci dan ibukota kecamatan, Pelalawan Sejuk, peningkatan destinasi wisata dan ekonomi kreatif, dan peningkatan pelayanan publik berbasis teknologi informasi yang didukung data terpadu dan valid.

"Kami berharap pembahasan dan pengesahan APBD nantinya tepat waktu sesuai dengan target kita bersama," pungkas politisi Partai Golkar ini.

Ketua DPRD Pelalawan, Baharudin SH menyampaikan, setelah KUA-PPAS diserahkan pemda ke pihaknya akan dilakukan pembahasan. Badan Anggaran (Banggar) DPRD akan membahasa hak itu secara mendalam bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Setelah tuntas dan dilanjutkan dengan penyerahan rancangan APBD murni 2023.

"Kita akan susun jadwal pembahasannya antara Banggar dengan TAPD melalui Banmus. Kita juga menargetkan selesai tepat waktu," papar Baharudin.*shi

Komentar Via Facebook :