Tindak Lanjuti Pemberitaan, Manager PT. Sinar Selaras Perkasa Bantah Pengurangan Isi Tabung Gas 3 Kg

Tindak Lanjuti Pemberitaan, Manager PT. Sinar Selaras Perkasa Bantah Pengurangan Isi Tabung Gas 3 Kg

Suarahebat.co.id | TULANG BAWANG - Manager PT. Sinar Selaras Perkasa "Samron Siswandi" membantah atas pemberitaan Media Online Suarahebat.co.id Korankabarnusantara.co.id Sumateranews.co.id. www.Radaristana.com. Lintasdinamika.com. Www.Suaraintelektual.com. www.onlinesergapnews.net. dalam ucapan yang di sampaikan kedua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Investigasi Rakyat (LIR) dan Lembaga Gerakan Pemuda Menggala Bersatu (GPMB).

Berita yang di bantah Manager Perusahaan tersebut, terkait dugaan kurangnya Isi Tabung Gas yang tidak Cukup (3) tiga Kg yang produksi PT. Sinar Selaras Perkasa beralamat di jalan Lintas Asia Bawang Latak Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Lampung, Kamis (6/1/2022).

"Dalam bantahan yang di sampaikan oleh Manager "Samron Siswandi" mengatakan bahwa, Prosedur kami di (SPPBE) ini kan mengisi. Mesin sudah kita garap dikali grasi di metrologi tidak sembarangan. Untuk chek skilnya pengecek timbangan juga perlu yang sudah di kaligresi kalaupun yang di chek di lapangan alat ukurnya seperti apa.

Kalau kita bicara kurang atau lebihnya, faktor kita ngisi ada wadahnya berapa kita isi. Juga ada batas - batas toleransi kalaupun di lihat dari jarum menunjukkan betul tidak temuan di lapangan kalau masalah masuk kedalam area memang tidak boleh masuk, seperti mobil kemaren itu Bret langsung masuk kedalam itu pelanggaran karena area terbatas," kata manager.

Menurutnya, ini ada laporan kita tanggapi ada informasi apa kita sangat butuh bantuan informasi karena kita tidak bisa ngontrol barang begitu banyaknya. Tiga puluh truk sampai tiga puluh dua truk sehari, ada banyak faktor - faktor error timbangan bisa. Yumen Eror bisa jadi kalau kita kontrol seketat mungkin setengah hari lewat ya namanya manusia kan mereka kerja capek juga.

Ngangkat tabung segitu banyak puluhan ribu kita tidak bisa juga. Tapi secara ketat kita lakukan kita juga kerja sama dengan sopir - sopir, artinya kita kontrol sama - sama kenapa di pangkalan itu di wajibkan ada timbangan untuk sama - sama kita ngontrol kita ada pasilitas yang di berikan untuk rektur.

Tabung kurang, tabung bocor kan banyak faktor, jadi kita melayani semua itu informasi - informasi di lapangan itu. Bukan indikasi kekurangan itu tidak ada karena kita mengunakan prusdur kontrol dari awal, tabung kosongnya seperti apa itu harus kita pelajari semua. Saya sangat terimakasih ada masukan informasi itu bentuk kontrol kita di dalam karena barang barang itu tidak bisa kita awasi sendiri pak. Belum lagi di luaran itu yang bukan tehnis - tehnis yang bukan wilayah kami jadi banyaklah faktornya.

Kalau mau pengecekan ke dalam pakai prusdural. Artinya hanya sekedar memantau tidak ada masalah. Tapi kalo untuk uji petik sudah di amanatkan oleh Pertamina tidak boleh sembarangan, karena itu ada ahlinya untuk menentukan bahwa barang itu kurang kata Manager ini.

Sementara data yang di terima oleh dua LSM ini dari sumber yang sangat patut di percaya. Tapi mereka (Sumber) tidak ingin di sebutkan dalam berita ini menyampaikan kepada Junaidi Ketua LSM LIR dan Feriyadi Ketua LSM GPMB menjelaskan bahwa, dalam sehari mobil yang bermuatan memang hampir sama yang di sampaikan oleh Manager tapi dugaan pengurangan itu memang ada faktanya. Hal ini kita ambil jumlah 0,2 On X 560 (Lima Ratus Enam Puluh) tabung gas tiga kilo gram dalam satu mobil,

"Jumlah penghasilan yang di duga dalam pengurangan per tabung gas seberat 112 on di kali (3) tiga kilo per tabung jumlah 37 tabung gas hasil dalam satu mobil perhari kita ambil hanya 30 mobil per hari jumlah 1.110 (Seribu Seratus sepuluh). Tabung gas kita kalikan pertabung senilai harga penjualan ke pangkalan sebesar 13000 (Tiga Belas Ribu Rupiah) per tabung gas 3 kilogram. Maka timbul hasil di kalikan (30) tiga puluh mobil sebesar Rp 14.430 perhari," kata Ketua LSM LIR Junaidi Amrin dalam menerangkan data yang di pegangnya.

Masih menurut Junaidi dan Feriyadi dalam sehari penghasilan mereka mencapai sebesar Rp 14.430 di kalikan (25) Dua puluh lima hari kerja total dana sebesar Rp 360.750, (Tiga Ratus Enam Puluh Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Dan jika 1.110 tabung gas di kalikan harga Rp 15.000 ribu rupiah per tabung, maka penghasilan Perusahaan tersebut perhari di kalikan sebanyak (30) tiga puluh mobil total sebesar Rp 16.650 (Enam Belas Juta Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) di kali (25)hari kerja dalam satu bulan timbul penghasilan sebesar Rp.416.250,000-,(Empat Ratus Enam Belas Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)

 dalam keterangan persnya. Junaidi di dampingi Timnya akan segera melaporkan dugan pengurangan isi timbangan tabung gas tiga kilogram dasar laporan kami sesuai Barang Bukti hasil Rekaman video dan foto - foto tabung yang kita timbang dari mobil yang keluar dari perusahaan SPPBE dan di tambah data hitungan dari sumber yang patut kita percaya kata Nurdin, Senin, (10/1/2022) (TIM/SHI GROUP)

Editor: Rati

Komentar Via Facebook :