Pj Sekdaprov Riau Pimpin Rapat Implementasi Penyederhanaan Birokrasi Jabatan Administrasi Pemda

Pj Sekdaprov Riau Pimpin Rapat Implementasi Penyederhanaan Birokrasi Jabatan Administrasi Pemda

Suarahebat.co.id, Pekanbaru - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy memimpin rapat implementasi penyederhanaan birokrasi jabatan administrasi di lingkungan Pemerintahan Daerah (Pemda) Provinsi dan Kabupaten/kota di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Rabu 28/4/2021

Masrul menuturkan, menimbang instruksi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) dan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) agar segera melakukan implementasi penyederhanaan birokrasi kepada seluruh jabatan administrasi di seluruh perangkat Pemda provinsi dan kabupaten/ kota.

"Sesuai perintah arahan dari pak Gubenur untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat mendukung dan dapat segera melaksanakan penyederhanaan birokrasi ini dengan cepat, mulus, dan semoga tidak ada penolakan dari mana pun," sebutnya.

Sementara itu Kepala Biro (Karo) Organisasi Tata Laksana (Ortal), Kemal mengatakan perintah penyederhanaan ini sesuai Surat Edaran (SE) Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 130/1970/OTDA tentang penyederhanaan birokrasi pada jabatan administrasi di lingkungan Pemda provinsi dan kabupaten/kota. Kemudian mengenai struktur organisasi diatur Kemendagri Nomor 65 dan PP Nomor 72.

Ia juga mengatakan bahwa SE Mendagri Nomor 130/1970/OTDA. Permasalahan regulasinya adalah yang pertama PP Nomor 72/2019 tentang Perangkat Daerah pasal 60 (inspiktorat), pasal 65A (rumah sakit). Yang kedua Pemendagri Nomor 56/2019 tentang pasal 16 struktur organisasi Setda kabupaten/kota.

Selanjutnya bagaimana menentukan pejabat administrator, pengawas yang tidak ada nomenklatur jabatan fungsional, dan yang terakhir bagaimanna dengan pejabat administrator dan pengawas kompetensi tidak sesuai dengan jabatan yang diemban.

Kamal menjelaskan bahwa penyederhanaan birokrasi pemerintah daerah dialihkan ke dalam jabatan fungsional memiliki keuntungan yang diterima diantaranya, pensiun dalam usia 60 tahun, saat isi pengalihan dalam jabatan fungsional dilaksanakan tanpa seleksi, dan kerja lebih profesional sesuai dengan jenis keahlian. (Kas Group SHI)

Komentar Via Facebook :